Rabu, 27 Januari 2010

Air Tanah Untuk Sistem Penyediaan Air Bersih

Sebagai salah satu alternatif sumber air untuk sistem penyediaan air bersih, kualitas air tanah lebih baik bila dibandingkan dengan kualitas air permukaan.

Air hujan yang turun dipermukaan bumi dan meresap kedalam tanah kemudian mengalir ketempat yang lebih rendah didalam tanah. Kualitas dan potensi air tanah akan tergantung dari kondisi geologi atau kondisi batuan di daerah dimana air tanah tersebut berada. Air tanah bisa berada di dataran rendah atau didaerah pegunungan.

Air tanah bisa berupa :

1. Mata Air
Mata air adalah air yang muncul ke permukaan tanah, yang terjadi karena karena terpotongnya tanah dan umumnya keluar dengan sendiri kepermukaan tanah. Mata air bisa berupa rembesan yang keluar di lereng-lereng atau atau muncul kepermukaan tanah pada suatu dataran.

2. Air Tanah Dangkal
Air tanah dangkal adalah air yang meresap kedalam tanah dan setelah melalui beberapa saringan dan menemui lapisan tanah yang rapat air, air akan terkumpul dan menjadi air tanah dangkal. Air Tanah dangkal ini dimanfaatkan untuk sumber air dengan membuat sumur. Air tanah dangkal bisa sampai kedalaman 30 m.

3. Air Tanah Dalam
Air Tanah Dalam adalah air yang meresap sampai kedalam tanah dan bisa mencapai kedalaman 100 s/d 300 m. Untuk menggunakan air tanah dalam harus digunakan pompa dan melalui pengeboran sampai menemui lapisan yang mengandung air. Bila tekanan air tanah ini besar, maka air akan menyembur keluar dan menjadi air artesis.

Mata Air di Lasi Sumbar


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar