Kamis, 04 Maret 2010

Bangunan Penangkap Air (Air Tanah)

Mata air banyak dipakai sebagai sumber air baku untuk sistem penyediaan air bersih, karena kualitasnya relatif lebih baik dari dari air permukaan, sehingga pengolahan yang digunakan tidak terlalu rumit.

Untuk bisa memanfaatkan mata air, dibuat suatu bangunan penangkap air yang biasanya dinamakan "Bronkaptering atau Spring Capture". Bangunan penangkap air ini dilengkapi dengan alat ukur, pintu pengatur, sistem pelimpah.

Debit air bisa diukur dengan alat ukur Thomson, Cipolelleti atau Rehbock. Kuantitas mata air umumnya tidak konstan. Perlu dilakukan pengukuran debit mata air secara berkala agar dapat diketahui karakteristik debit dari mata air tersebut.

Gambar Alat Ukur Thomson


Kualitas mata air juga perlu dipantau karena adanya perubahan iklim dan juga perubahan kondisi lingkungan. Setiap ada perubahan yang mencurigakan, misalnya warna air berubah, air bertambah keruh dan lain-lain segera diambil contoh air untuk diperiksa di laboratorium.


Foto Bangunan Penangkap Mata Air

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar